Feeds:
Posts
Comments

Archive for July, 2012

V V I P

(Sudah dimuat di Riau Pos tanggal 18 Juli 2012 halaman 4, juga di laman Facebook http://www.facebook.com/feizal.karim)

VVIP adalah singkatan dari Very Very Important Person yang artinya orang yang sangat-sangat penting, yaitu orang yang dimuliakan dan diperlakukan secara khusus karena kedudukan, peran, fungsi atau tingkatan sosialnya seperti kepala Negara, kepala daerah, atau tokoh utama lainnya.  Dipakai dua kata very karena orang ini lebih penting dari beberapa orang penting lainnya.  Singkatan yang dipakai untuk mengklasifikasikan tamu ini dalam tata sosial dapat diartikan dengan kata tamu agung.

Jika kedatangan seorang tamu agung, kita akan sangat gembira dan bahagia tak terperikan.  Baru dapat kabarnya saja, barangkali kita sudah tidak bisa tidur dan segera melakukan berbagai persiapan yang patut dengan penuh kerelaan dan bersungguh-sungguh.  Kita pun membentuk panitia dan melakukan rapat-rapat dan tak terkira yang akan kita lakukan: kebersihan, keindahan, pengetahuan yang berkaitan dengan tamu agung itu dan perihal kedatangannya, tata karma, agenda acara dan sajian, percakapan yang akan disampaikan, dan berbagai kelengkapan lainnya agar kunjungan tamu agung itu berkesan, sarat makna, dan penuh manfaat. (more…)

Advertisements

Read Full Post »

Incognito

(Sudah dimuat di Riau Pos tanggal 11 Juli 2012 halaman 4, juga di laman Facebook http://www.facebook.com/feizal.karim)

INCOGNITO yang berasal dari Bahasa Latin sebenarnya berarti tidak dikenal.  Maksud kata ini adalah kunjungan atau interaksi seorang superordinate yang biasanya seorang pemimpin formal kepada bawahannya atau masyarakat secara tidak diduga karena tidak dikenal atau dengan penyamaran.  Karena suatu keadaan yang buruk sering disembunyikan terhadap seorang atasan, maka interaksi incognito ini lebih dapat menggambarkan keadaan yang sebenarnya.

Interaksi demikian ini banyak kita jumpai dalam riwayat para raja atau khalifah yang adil dan bijaksana.  Ada yang menyamar menjadi orang yang jauh dari sangkaan bahwa ia adalah seorang kepala negara atau ia melakukannya diam-diam tanpa banyak prosedur protokoler dan pengawalan sehingga mendapatkan gambaran keadaan asli yang ingin diketahuinya, seperti yang sering dilakukan oleh Khalifah Umar bin Khattab. (more…)

Read Full Post »

Marjinal

(Sudah dimuat di Riau Pos tanggal 4 Juli 2012 halaman 4, juga di laman Facebook http://www.facebook.com/feizal.karim)

MARJINAL berasal dari kata Inggeris marginal yang artinya tipis, kecil, pinggiran, setengah-setengah, atau dibatasi.  Misalnya, marjinal dalam perdagangan dan pendapatan artinya tipis atau sedikit, dalam konteks lahan artinya daerah pinggiran atau kurang berharga.  Orang pun dapat dikatakan marjinal, maksudnya menjadi kurang berarti, tidak terlalu berperan, kurang atau dibatasi pemanfaatannya.

Kata ini kita pakai pula untuk menggambarkan suatu kelompok orang atau suku terkebelakang atau tertinggal.  Entah untuk menghaluskan atau sebagai excuse karena belum melakukan tugas pemberdayaan, maka mereka kita sebut sebagai kelompok marjinal.  Tidak hanya terhadap mereka yang hidup di hutan-hutan, pulau-pulau terpencil, suak dan selat, serta berbagai pelosok negeri, persepsi terhadap kelompok marjinal ini terjadi juga dalam kehidupan urban.   (more…)

Read Full Post »

G a l a u

(Sudah dimuat di Riau Pos tanggal 27 Juni 2012 halaman 4, juga di laman Facebook http://www.facebook.com/feizal.karim)

GALAU akhir-akhir ini jadi sebuatan dalam komunikasi pop.  Kata klasik ini dipakai untuk menggambarkan seseorang yang sedang resah, risau, bimbang, atau tak karuan akibat sesuatu masalah yang dihadapinya, khususnya remaja dengan isu remaja pula.  Tapi sebenarnya kegalauan juga dialami banyak orangtua, guru, ulama, tokoh masyarakat, dan mungkin juga sebagian pemimpin formal yang mencermati keadaan social masyarakat hari ini.

Dalam konteks ini, cermat berkaitan dengan ilmu, budaya, dan sensitivitas berdasarkan referensi filosofis atau persepsi terhadap suatu masalah.  Sebagai contoh: banyaknya kerumunan remaja yang parkir di tepi suatu jalan utama pada malam libur bisa memberikan persepsi yang berbeda pada seseorang atau kelompok.  Seorang remaja pembalap jalanan tentu akan menganggap mereka memberikan dukungan dan penggemar ketangkasan balapan haram itu. (more…)

Read Full Post »