Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘iman’ Category

bersyukur-kepada-allahBeribu tahun silam, ketika alam berbalut kelam

Ketika adab masih merayap

Manusia tak kenal Penciptanya

Pagan jadi pegangan

Mistik dan syirik menyelisik

Yang maya direka-reka

Sang surya jadi dewa

Berhala didaulat pemberi rahmat

Gunung dan lembah disembah

Jembalang dijadikan penerang

Para tiran mengaku tuhan

Para Nabi dibenci

Nubuwah dibantah

Ajaran suci dimanipulasi

Sang Pesuruh bahkan dibunuh

Hidup sebatas redup

Yang kuat mengikat, yang lemah menyerah

Lambang-lambang berkembang

Pikir mengecil kerdil

Akal budi berpayah dalam jahiliyah…

Lebih seribu empat ratus tahun lalu

Datanglah Rasulullah utusan Allah

Tauladan pembaharu pengemban wahyu

MengEsakan yang disekutukan

Berhala yang dituhankan diruntuhkan

Segala syirik dikerik

Yang keliru diberitahu, yang salah diberi risalah

Yang taubat jadi sahabat, yang tertindas jadi bebas

Yang gelap jadi mengkilap, yang kurang jadi benderang

Yang tak pandai mencari jadi pemberi

Dari Timur sampai Maghribi

Tanpa peduli kulit melilit

Satu akidah menyembah Allah

Apa yang kita temui hari ini?

Ajaran iman atau warisan pagan?

Atau keduanya lentur tercampur?

Hanya Al-Furqan dapat membedakan

Bersama hadits yang kan mengikis

Agar kita tetap dalam ma’rifat

Ya Allah, berilah kami maghfirah

Kami dhoif dan penuh khilaf

Mohon ridhoMu membuka pintu Jannah.

Advertisements

Read Full Post »

Ayah

Alm ayah kami Abdul Karim Effendy (1 Jul 1921-7Nov 2012)(Dimuat di Riau Pos tanggal 14 November 2012 halaman 4, juga di laman Facebook http://www.facebook.com/feizal.karim)

AYAH umumnya dipakai untuk sebutan atau panggilan pada orangtua laki-laki dari seseorang yang secara biologis bertalian darah atau formalnya disebut ayah biologis.  Selain itu ayah juga dipakai untuk panggilan pada orangtua angkat, orangtua asuh, atau orang yang dituakan dalam satu tingkat generasi.  Zaman sekarang panggilan itu bisa pula menjadi papa, papi, bapak, daddy, abah, atau abu yang semuanya bermuatan penghormatan.

Meskipun penghormatan kepada ibu bobotnya tiga kali lipat dari pada  kepada ayah, dalam keluarga ayah tetap menjadi sosok yang utama atau figur sentral.  Sebagai kepala keluarga, seorang ayah mempunyai banyak peran yang sangat penting dalam rumah tangga bagi isteri dan anak-anaknya.  Ayah adalah tulang punggung keluarga yang sekaligus pendidik dan sosok tauladan bagi anak-anaknya.  Apapun status dan kapasitasnya, kehadiran ayah memberikan rasa aman, nyaman, berkecukupan, dan terlindungi bagi rumahtangganya masing-masing.  Insya Allah, segenap keluarganya akan mengenang jasa, kebaikan, dan keteladanan itu dengan indah kelak ketika sang ayah sudah tiada. (more…)

Read Full Post »

Nishfu Sya’ban adalah hari pertengahan bulan atau tanggal 15 bulan Sya’ban, bulan ke delapan pada kalender Islam.   Sya’ban berasal dari akar kata yang artinya bercabang-cabang dan mengandung makna demikian banyaknya pahala dan kebaikan yang diberikan dalam salah satu bulan mulia ini.  Karena itu dalam bulan Sya’ban sangat dianjurkan untuk melipatgandakan kebaikan dan amal ibadah.

Dalam bulan Sya’ban banyak masyarakat kita melakukan ritual khusus atau perayaan yang dikaitkan dengan keistimewaan bulan ini, termasuk pada malam atau siang Nishfu Sya’ban yang tahun ini jatuh pada hari Ahad tanggal 17 Juli.  Di lain pihak, terdapat perbedaan pendapat dari para ulama tentang amalan-amalan khusus dalam bulan Sya’ban seperti membaca surat Yasin berjamaah tiga kali, sholat sunat 100 rakaat, dan makan-makan karena hadits-hadits yang mendasarinya dinilai dho’if sehingga berbagai ritual atau perayaan itu dianggap bid’ah. (more…)

Read Full Post »

Doa ‘Abid dan ‘Ibad

(Dari kuliah tafsir DR Musthapa Umar 18 Jan 2011 di Masjid Agung AnNur, sudah dimuat di Note akaun FB saya)

Dalam AlQuran manusia disebut sebagai hamba Allah yang dalam bahasa Arab dipakai kata ‘abid dan ‘ibad.

‘Abid artinya ciptaan yang sepenuhnya dikuasai Allah namun belum tahu ia patuh pada penguasanya itu. Mengacu pada Surat AlBaqarah ayat 186, ‘Ibad adalah hamba yang juga dikuasai oleh Allah tapi ia mematuhi perintah (beribadah) dan larangan Allah dengan senang hati berdasarkan iman. Karena itu ‘Ibad dekat dengan Allah yang ditandai dengan limpahan Rahman dan RahimNya serta dikabulkanNya doanya karena ia beriman, menjawab seruan, beribadah, dan yakin pada Allah akan mengabulkan doanya.

Bgmn jika kita berdoa utk minta atau inginkan sesuatu tapi tidak terjadi? Apakah Allah tidak mengabulkan doa kita? Utk itu kita harus memahami arti berdoa.

Bagaimana jika seorang ‘abid atau orang kafir atau ingkar yang berdoa dengan cara mereka sendiri? Doa mereka tidak akan dikabulkan karena mereka sesungguhnya dengan kekufurannya tidak dekat pada Allah.

Kalau secara lahiriah nampak mereka berhasil mendapatkan keinginannya, bukan berarti itu karena doa mereka dikabulkan. Keinginanan2 duniawi itu memang dimudahkan dan dibukakan Allah bagi mereka untuk lebih membuat mereka lalai dan makin tenggelam dalam kekufuran dan tidak beriman pada Allah, sampai suatu ketika diambil secara tidak mereka sangka2. Saat itu lah mereka terhenyak dan tidak sempat lagi menghindar dari keruntuhan sebagaimana yg sudah ditunjukkan pada umat2 terdahulu yang dimusnahkan karena kekufuran mereka.

Perlu difahami, sebenarnya tujuan kita berdoa adalah minta kebaikan kepada Allah sebagai bagian dari ibadah kepadaNya. Allah akan memberikan yg Dia ketahui terbaik untuk kita. Misalnya seorang yg sakit minta disehatkan tapi mungkin tambah parah atau mati.

Sesungguhnya Allah bisa menunda atau telah mengabulkan permintaaannya akan kebaikan karena mungkin sehat lebih buruk baginya; bisa jadi dia akan bertambah banyak dosa dan tidak mendapat ampunan jika sehat. Jangan dikira apa yg kita suka adalah baik buat kita, yg kita tak suka adalah buruk buat kita karena sebenarnya itu lah rahasia atau hikmah dari Allah buat kita.

Yang pasti Allah dekat dengan hambaNya yang beriman dan beramal shaleh (‘Ibad) dan akan mengabulkan kebaikan yang dimintanya. Semoga kita masuk dalam kelompok ‘Abid dan hikmah doa sebagai menambah iman kita.

Read Full Post »